Skip to main content
Siap-siap Satu Indonesia Melongo! Selalu Dianggap Sehat, Ikan Jenis Ini Ternyata Bisa Sebabkan Kanker, Sering Jadi Lauk di Meja Makan

Siap-siap Satu Indonesia Melongo! Selalu Dianggap Sehat, Ikan Jenis Ini Ternyata Bisa Sebabkan Kanker, Sering Jadi Lauk di Meja Makan

Siap-siap Satu Indonesia Melongo! Selalu Dianggap Sehat, Ikan Jenis Ini Ternyata Bisa Sebabkan Kanker, Sering Jadi Lauk!

Apakah Anda penggemar makanan laut, terutama ikan?

Selain menikmati kelezatan hidangan ikan, ada beberapa alasan lain yang baik untuk kesehatan jika mengonsumsi ikan.

Keyakinan budaya kuno di banyak bagian dunia, termasuk India, menyatakan bahwa orang yang tinggal di daerah pesisir cenderung lebih cerdas, memiliki kesehatan yang lebih baik dan warna kulit yang bagus, karena, makanan pokok mereka adalah ikan.

Keyakinan itu mungkin bukan sekadar mitos lagi, karena banyak studi penelitian ilmiah juga menemukan bahwa ikan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Namun, ernyata banyak yang belum tahu, lo, kalau tak semua ikan aman kita konsumsi.

Ya, ikan yang terkenal menyehatkan itu ternyata belum tentu semuanya sehat.

Soalnya, ternyata ada ikan yang bisa menyebabkan penyakit mematikan jika sering dikonsumsi, lo.

Ikan jenis ini bahkan bisa menyebabkan kanker otak.

Waduh! Gak mau kan malah kasih makan racun untuk keluarga?

Karena itu, yuk cari tahu supaya bisa menghindari ikan jenis ini di meja makan.

Halaman Selanjutnya

Ikan yang Tinggi Merkuri

The US Food and Drug Administration and the Environmental Protection Agency (FDA) atau badan pengawas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat melaporkan, ada beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri.

Seperti yang kita tahu, merkuri adalah zat beracun.

Risiko keracunan merkuri ikan bisa terjadi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan anak-anak.

Begini Cara Sederhana Untuk Menghilangkan Bau Amis Pada Ikan. Sajian Sedap
Begini Cara Sederhana Untuk Menghilangkan Bau Amis Pada Ikan. Sajian Sedap

Penelitian menunjukkan, merkuri punya efek buruk pada otak.

Hal ini tentu akan berbahaya bagi tumbuh kembang anak.

Dilansir dari elitereaders.com, FDA dan EPA menyarankan, wanita usia subur mulai dari 16 tahun hingga 49 tahun sebaiknya membatasi mengonsumsi ikan bermerkuri.

Lalu, berapa banyak porsi ikan yang aman dikonsumsi?

Ibu hamil dan menyusui bisa makan tiga porsi ikan dengan tingkat merkuri rendah dalam seminggu.

Sedangkan ikan dengan level merkuri tinggi, cukup sekali seminggu mengonsumsinya.

Anak-anak berusia dua tahun ke bawah bisa makan hingga dua porsi per minggu.

Halaman Selanjutnya

Supaya tidak salah konsumsi jenis ikan, sebaiknya cek daftar ikan dan kadar merkuri yang disarankan oleh FDA.

Ikan dengan tingkat merkuri rendah

- Perch air tawar

- Skate

- Skipjack Tuna (canned light)

- American and Spiny Lobster

- Jacksmelt

- Boston atau Chub Mackarel

- trout

- Cumi-cumi

- kepiting

- Kerang

- Ikan lele

- Teri

- Sarden

- Salmon

- Tiram

- Nila

Ikan dengan tingkat merkuri sedang

- Tuna (semua jenis kecuali bigeye dan cakalang)

- kerapu

- kakap

- Monkfish

Ikan dengan tingkat merkuri tinggi

- Ikan todak

- Tilefish (ikan dari teluk Meksiko)

- Hiu

- Marlin

- Tuna Bigeye

Halaman Selanjutnya

Nah, berhati-hatilah saat membeli ikan laut dalam, terutama ya, perhatikan daftar ikan yang mengandung merkuri tinggi, sebaiknya jangan dibeli.

Coba Rendam Ikan di Dalam Susu Sebelum Dimasak 

Ya, selalu satu masalah ketika akan memasak ikan, yaitu bau amis yang ditimbulkan.

Nah kini Anda tidak perlu khawatir lagi ketika akan mengolah ikan karena Anda bisa menghilangkan bau amis tersebut menggunakan beberapa bahan yang tersedia di dapur, salah satunya susu.

Susu terbukti bisa membantu untuk menyerap bau amis dari ikan.

Caranya yaitu dengan merendam ikan dalam susu, lalu bilas setelahnya.

Menyimpan ikan segar di kulkas. alicdn
Menyimpan ikan segar di kulkas. alicdn

Dalam susu terdapat zat yang bernama kasein yang akan mengangkat trimetila oksidan yang menyebabkan bau amis pada ikan.

Bahkan, dikutip dari Nova.id, penggunaan susu ini lebih dipilih oleh Chef Arimbi Nimpuno saat demo masak Philips di Arimbi Kitchen.

"Kandungan asam pada jeruk nipis, air lemon, dan cuka, bila mengenai daging ikan malah akan mematikan bakteri. Dan, lumuran jeruk nipis justru akan membuat ikan jadi 'matang'," terang Chef Arimbi Nimpuno saat demo masak Philips di Arimbi Kitchen.

Matang yang dimaksud bukan matang seperti habis dimasak, melainkan siap dimakan seperti makanan sashimi.

Penggunaan air jeruk nipis sebenarnya masih tetap bisa digunakan untuk meminimalisir bau amis, tapi saat perendaman jangan terlalu lama.

"Dibanding jeruk nipis, saya lebih memilih pakai susu segar untuk menghilangkan amis seafood," tambahnya.

Caranya, bersihkan ikan kemudian direndam dengan menggunakan susu cair segar selama beberapa menit.

Setelah direndam dan dibilas, ikan pun siap diolah.

Sumber: wiken.grid.id

Halaman Awal


CLOSE ADS
CLOSE ADS